Widget

IconIconIconIconFollow Me on Pinterest

Beautiful Blogger Widgets
News Update :

Penulis : Unknown on Minggu, 23 Maret 2014 | 15.02

Minggu, 23 Maret 2014

PLT Perdana Angkatan XXIII


        Kamis, 6 maret 2014, tepat hari kamis angkatan XXIII resmi menginjakan kaki perdana di meja corps. Walaupun perdana yang awalnya menagangkan ternyata semua berjalan dengan sangat lancar. Baik itu dari segi masuk, jalan, duduk, makan dan keluar its to be perfect. Nah, ini adalah pengalaman yang bisa dibilang luar biasa, karna sebaagai mana kita tahu bahwa hanya regionallah yang madyanya bisa naik sebagai PLT, sangat berbeda dengan pusat. Alasannya karna, diregional hanya ada 2 angkatan, sedangkan pusat mereka memiliki angkatan yg lengkap baik itu tingkat I,II,III,IV.
        Berbeda dengan institute lain disini pertingkat diberi nama seperti tingkatan sebuah daerah dari MUDA, MADYA, NINDYA, dan WASANA. Dan PLT kali ini diambil dari tingkat MADYA Praja tepatnya angkatan XXIII. Nah berikut beberapa moment yang diambil ketika mereka bertugas.

        Saat semua fungsionaris PLT masuk, walau pun tidak sempurna tetapi setidaknya mendekati sempurna, Hehehe.
 2692

        Nah, ini waktu penghormatan. Ternyata setelah latihan beberapa kali, semua bisa.
 2695

        Pasti semuanya pada gugup tuhh, keliatan banget dari mukanya. Pada tegang semua. Lucu pas liatin yang di meja corps, muka serius semua, yang nulis jadi ikutan serius nih jadinya.. nah loh???....
2699
2709

        Upacara makan kali ini sepertinya berjalan sesuai harapan, congratulation angkatan XXIII, give it your best for all we do.




komentar | | Read More...

PLT Perdana Angkatan XXIII


        Kamis, 6 maret 2014, tepat hari kamis angkatan XXIII resmi menginjakan kaki perdana di meja corps. Walaupun perdana yang awalnya menagangkan ternyata semua berjalan dengan sangat lancar. Baik itu dari segi masuk, jalan, duduk, makan dan keluar its to be perfect. Nah, ini adalah pengalaman yang bisa dibilang luar biasa, karna sebaagai mana kita tahu bahwa hanya regionallah yang madyanya bisa naik sebagai PLT, sangat berbeda dengan pusat. Alasannya karna, diregional hanya ada 2 angkatan, sedangkan pusat mereka memiliki angkatan yg lengkap baik itu tingkat I,II,III,IV.
        Berbeda dengan institute lain disini pertingkat diberi nama seperti tingkatan sebuah daerah dari MUDA, MADYA, NINDYA, dan WASANA. Dan PLT kali ini diambil dari tingkat MADYA Praja tepatnya angkatan XXIII. Nah berikut beberapa moment yang diambil ketika mereka bertugas.

        Saat semua fungsionaris PLT masuk, walau pun tidak sempurna tetapi setidaknya mendekati sempurna, Hehehe.
 2692

        Nah, ini waktu penghormatan. Ternyata setelah latihan beberapa kali, semua bisa.
 2695

        Pasti semuanya pada gugup tuhh, keliatan banget dari mukanya. Pada tegang semua. Lucu pas liatin yang di meja corps, muka serius semua, yang nulis jadi ikutan serius nih jadinya.. nah loh???....
2699
2709

        Upacara makan kali ini sepertinya berjalan sesuai harapan, congratulation angkatan XXIII, give it your best for all we do.




komentar | | Read More...

Sejarah Singkat

Penulis : Unknown on Senin, 10 Maret 2014 | 22.00

Senin, 10 Maret 2014


Sejarah Singkat Kampus IPDN Sulawesi Utara

kampus regional manado
All About IPDN

          Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, yang bertujuan mempersiapkan kader pemerintah, baik di tingkat daerah maupun di tingkat pusat. Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di Malang Jawa Timur pada tanggal 1 Maret 1956 berdasarkan SK Mendagri No.Pend. 1/20/565 tanggal 24 September 1956 dengan Direktur Pertama dr. Raspio Woerjadiningrat. Untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kader aparatur pemerintah di tiap daerah, maka sejak tahun 1965 satu demi satu didirikan APDN di berbagai provinsi dan pada tahun 1970 telah berdiri 20 APDN di seluruh Nusantara, lokasi-lokasi APDN tersebut adalah di Banda Aceh, Medan, Bukittinggi, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Tanjung Karang, Bandung, Semarang, Malang, Mataram, Kupang, Ujung Pandang, Manado, Pontianak, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Ambon, dan Jayapura.

  Pada Tahun 1952, Kementrian Dalam Negeri menyelenggarakan Kursus Dinas C (KDC) di Kota Malang, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan pegawai golongan DD yang siap pakai dalam melaksanakan tugasnya. Seiring dengan itu, pada tahun 1954 KDC juga diselenggarakan di Aceh, Bandung, Bukittinggi, Pontianak, Makasar, Palangkaraya dan Mataram. Sejalan dengan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks, luas dan dinamis, maka pendidikan aparatur di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dengan tingkatan kursus dinilai sudah tidak memadai. Berangkat dari kenyataan tersebut, mendorong pemerintah mendirikan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) pada tanggal 17 Maret 1956 di Malang, Jawa Timur. APDN di Malang bersifat APDN Nasional berdasarkan SK Mendagri No. Pend.1/20/56 tanggal 24 September 1956 yang diresmikan oleh Presiden Soekarno di Malang, dengan Direktur pertama Mr. Raspio Woerjodiningrat. Mahasiswa APDN Nasional Pertama ini adalah lulusan KDC yang direkrut secara selektif dengan tetap mempertimbangkan keterwakilan asal provinsi selaku kader pemerintahan pamong praja yang lulusannya dengan gelar Sarjana Muda ( BA ).
            Pada perkembangan selanjutnya, lulusan APDN dinilai masih perlu ditingkatkan dalam rangka upaya lebih menjamin terbentuknya kader-kader pemerintahan yang ” qualified leadership and manager administrative ”, terutama dalam menyelenggarakan tugas-tugas urusan pemerintahan umum. Kebutuhan ini mendorong pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan aparatur di lingkungan Departemen Dalam Negeri setingkat Sarjana, maka dibentuklah Institut Ilmu Pemerintahan ( IIP ) yang berkedudukan di Kota Malang Jawa Timur berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 8 Tahun 1967, selanjutnya dikukuhkan dengan Keputusan Presiden Nomor 119 Tahun 1967. Peresmian berdirinya IIP di Malang ditandai dengan peresmian oleh Presiden Soekarno pada tanggal 25 Mei 1967.
            Pada tahun 1972 Institut Ilmu Pemerintahan ( IIP) yang berkedudukan di Malang Jawa Timur dipindahkan ke Jakarta melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 94 Tahun 1972. Pada tanggal 9 Maret 1972, kampus IIP yang terletak di Jakarta di resmikan oleh Presiden Soeharto yang dinyatakan : ” Dengan peresmian kampus Institut Ilmu Pemerintahan, mudah-mudahan akan merupakan kawah candradimukanya Departemen Dalam Negeri untuk menggembleng kader-kader pemerintahan yang tangguh bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia ”
            Seiring dengan pembentukan IIP yang merupakan peningkatan dari APDN Nasional di Malang, maka untuk penyelenggaraan pendidikan kader pada tingkat akademi, Kementrian Dalam Negeri secara bertahap sampai dengan dekade tahun 1970-an membentuk APDN di 20 Provinsi selain yang berkedudukan di Malang, juga di Banda Aceh, Medan, Bukittinggi, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Lampung, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Mataram, Kupang, Makassar, Menado, Ambon dan Jayapura.
            Pada tahun 1988, dengan pertimbangan untuk menjamin terbentuknya wawasan nasional dan pengendalian kualitas pendidikan Menteri Dalam Negeri Rudini melalui Keputusan No. 38 Tahun 1988 Tentang Pembentukan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Nasional. APDN Nasional kedua dengan program D III berkedudukan di Jatinangor, Sumedang Jawa Barat yang peresmiannya dilakukan oleh Mendagri tanggal 18 Agustus 1990. APDN Nasional ditingkatkan statusnya berdasarkan Kepres No. 42 Tahun 1992 tentang Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri, maka status APDN menjadi STPN dengan program studi D III yang diresmikan oleh Presiden RI pada tanggal 18 Agustus 1992. Sejak tahun 1995, bertititk tolak dari keinginan dan kebutuhan untuk lebih mendorong perkembangan karier sejalan dengan peningkatan eselonering jabatan dalam sistem kepegawaian Republik Indonesia, maka program studi ditingkatkan menjadi program D IV. Keberadaan STPDN dengan pendidikan profesi ( program D IV ) dan IIP yang menyelenggarakan pendidikan akademik program sarjana ( Strata I ), menjadikan Departemen Dalam Negeri memiliki dua (2) Pendidikan Pinggi Kedinasan dengan lulusan yang sama dengan golongan III/a.

komentar | | Read More...

PLT Perdana Angkatan XXIII

Penulis : Unknown on Jumat, 07 Maret 2014 | 10.40

Jumat, 07 Maret 2014

PLT Perdana Angkatan XXIII


        Kamis, 6 maret 2014, tepat hari kamis angkatan XXIII resmi menginjakan kaki perdana di meja corps. Walaupun perdana yang awalnya menagangkan ternyata semua berjalan dengan sangat lancar. Baik itu dari segi masuk, jalan, duduk, makan dan keluar its to be perfect. Nah, ini adalah pengalaman yang bisa dibilang luar biasa, karna sebaagai mana kita tahu bahwa hanya regionallah yang madyanya bisa naik sebagai PLT, sangat berbeda dengan pusat. Alasannya karna, diregional hanya ada 2 angkatan, sedangkan pusat mereka memiliki angkatan yg lengkap baik itu tingkat I,II,III,IV.
        Berbeda dengan institute lain disini pertingkat diberi nama seperti tingkatan sebuah daerah dari MUDA, MADYA, NINDYA, dan WASANA. Dan PLT kali ini diambil dari tingkat MADYA Praja tepatnya angkatan XXIII. Nah berikut beberapa moment yang diambil ketika mereka bertugas.

        Saat semua fungsionaris PLT masuk, walau pun tidak sempurna tetapi setidaknya mendekati sempurna, Hehehe.





        Nah, ini waktu penghormatan. Ternyata setelah latihan beberapa kali, semua bisa.





        Pasti semuanya pada gugup tuhh, keliatan banget dari mukanya. Pada tegang semua. Lucu pas liatin yang di meja corps, muka serius semua, yang nulis jadi ikutan serius nih jadinya.. nah loh???....


life is never flat :D


great

         beberapa moment yang sempat diambil



        Upacara makan kali ini sepertinya berjalan sesuai harapan, congratulation angkatan XXIII, give it your best for all we do.




komentar | | Read More...

Kearkraban Bersama Kakak Asuh

Kearkraban Bersama Kakak Asuh


        Sehari sebelum kakak NIndya PL III, hari ini adalah hari terakhir Madya UTS. Lega karena hari ini UTS selesai, tapi sedih karna besoknya kakak kami Nindya Praja PL. nah dari pada sedih ngak jelas akhirnya tepat sore harinya kami satuan Madya wanita praja bersama kakak Nindya putri membuat suatu lomba antar saudara asuh. Lomba ini diadakaan tepat setelah sholat asyar. Diselenggarakan di wisma madya putri. Sangat lucu karena setiap dari kami mendapatkan jenis lomba yang berbeda. Yang diantaranya adalah lomba Make up dan Rangkai jilbab.

        Memang sih, jenis lombanya biasa-biasa aja. Tapi pelaksanaannya yang bikin ngakak. Yang jelas semua pada bahagia saat lomba ini diselenggarakan.

        Keakraban ini terasa sangat, ketika h- sebelum kakak ninya PL. hasil lomba langsung diumumkan oleh kepala dinas bertempat di menza setelah makan malam, berikut beberapa foto yg diambil:

        

love and soft in this


little family book


senior all the one


          
komentar | | Read More...

Draft

Visitors

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. torang pe berita . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger