KEGIATAN PEMBARETAN BAGI SATUAN MADYA PRAJA ANGKATAN XXIII IPDN SULUT REGIONAL MANADO
Pembaretan adalah suatu rangkaian dari
tradisi kegiatan Corps Praja yang
dilaksanakan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri.pembaretan merupakan salah satu dari tiga kriteria kegiatan pendidikan di IPDN yaitu (pengajaran,pelatihan dan pengasuhan)
dan pembaretan termasuk ke dalam kegiatan pengasuhan.kegiatan ini bertujuan
untuk menanamkan jiwa korsa (kebersamaan),melatih mental dan kedisiplinan praja,serta
untuk menghargai segala sesuatu dalam rangkaian kegiatan pembaretan tersebut.dan
sebagai pelaku dari kegiatan pembaretan adalah satuan Madya Praja Angkatan
XXIII IPDN kampus regional Sulawesi Utara.
Madya praja yang mengikuti
pembaretan ini semuanya berjumlah 121 orang putra dan putri. Kegiatan pembaretan
ini dilaksanakan 1 hari full yaitu hari selasa 13 Mei 2014.rangkaian
kegiatan yang dilaksanakan dalam pembaretan bagi satuan madya praja angkatan
XXIII ini adalah jalan juang melewati 9 pos yang sudah ditentukan sebelumnya
oleh panitia pembaretan sambil menelusuri semak-semak belukar yang ada di belakang kampus IPDN sulut yang
tepatnya di kec.Remboken,Desa Kasuratan,kemudian kemah juang di bumi
perkemahan yang berada di dalam kampus IPDN yang pada nantinya satuan madya
praja akan menetap di dalam kamp untuk sementara waktu,kegiatan selanjutnya
adalah pencarian baret yang sudah di sebar di berbagai tempat oleh
panitia sebelumnya yang pada nantinya akan di gunakan oleh madya praja dalam
menjalani proses kegiatan di kampus IPDN,dan yang terakhir adalah penyematan
baret bagi perwakilan Madya Praja.
Kegiatan pembaretan semuanya
berjalan dengan baik dan lancar,para peserta (Madya Praja) mengikuti semua
kegiatan dengan antusias dan semangat melewati tiap-tiap pos, itu di karenakan
setelah mereka selesai melaksanakan semua kegiatan mereka akan memakai baret di
kepala mereka jika menggunakan pakaian PDL (Pakaian Dinas Lapangan) dan Pakaian Dinas Lapangan Menwa bukan topi
lagi.setelah semua kegiatan selesai maka di adakan upacara penyematan baret dan
langsung yang menyematkan baret kepada 2 orang perwakilan Madya Praja (Ilham Overa Suktama dari Jambi dan Syafnela Rahmawati dari Sumatera Barat) adalah
Direktur IPDN Sulut Dra.Roosje kalangi, M.Si. "kegiatan seperti ini mengingatkan
saya akan 37 tahun yang lalu dan semoga kegiatan ini adalah proses belajar
untuk melatih fisik,mental mereka untuk menjadi lebih baik lagi dan proses
menjadi aparatur yang professional dan bisa menghargai apa yang sudah di dapat
dengan susah payah ujar Direktur IPDN Sulut dalam penaympaiannya dalam upacara
penyematan.





home
Home
+ komentar + 1 komentar
Cek lagi kata2 yg dibuat... jg salah2 buatnya...
Posting Komentar