Widget

IconIconIconIconFollow Me on Pinterest

Beautiful Blogger Widgets
News Update :
Home » » Penutupan Pelaksanaan Praktek Lapangan III Nindya Praja IPDN di Kota Kotamobagu

Penutupan Pelaksanaan Praktek Lapangan III Nindya Praja IPDN di Kota Kotamobagu

Penulis : Unknown on Rabu, 09 April 2014 | 13.46

Penutupan Pelaksanaan Praktek Lapangan III Nindya Praja IPDN di Kota Kotamobagu

Pelaksanaan praktek lapangan 3 nindya praja IPDN Sulut telah berlangsung 30 hari tepat hari ini, Sabtu 04-04-2014. Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang telah membaur dengan pegawai di masing-masing SKPD dan dengan masyarakat harus kembali ke Ksatrian IPDN esok harinya.

Upacara Penutupan yang dilaksanakan di lapangan Kotamobagu dipimpin bapak Sekretaris Kota Bapak Mustafa Limbalo. Dalam sambutannya beliau menyampaikan,semoga dalam 1 bulan berada di sini para Satuan Praja telah paham dengan keadaan dan budaya yang ada di kotamobagu, serta memperolehn banyak ilmu pengetahuan dan pengalaman yang baru yang berguna kelak.

Beliau berharap semoga praja dapat tetap menjadi contoh teladan yang baik. Di akhir sambutannya beliau mengucapkan terima kasih telah mearamaikan Kota Kotamobagu, kalau ada kesan yang baik jadikan lah itu kenangan,dan kalau ada kesan yang kurang baik maka lupakanlah.


Setalah upacara penutupan, Kegiatan pelepasan Nindya Praja masih berlangsung dengan kegiatan Ramah Tamah, di awali dengan penyampaian kesan dan pesan oleh perwakilan Nindya praja asal pendaftaran Papua Barat yang pada kesempatan itu disampaikan oleh Imam Anggiluly yang di lanjutkan oleh Nindya wanita praja asal Nusa Tenggara Timur, Marety S Saudale. Mereka berdua intinya sangat senang berada di kotamobagu dan kalau ada kesempatan akan kembali lagi ke kota kotamobabgu. Acara ramah tamah yang berlangsung di bawah teriknya pancaran matahari kotamobagu toidak menghilangkan semangat nindya praja untuk tetap berada dilapangan upacara sampai acara selesai. Acara ramah tamah dilanjutkan dengan majunya salah satu perwakilan nindya praja asal aceh, Meutia Wati yang dengan merdu menyanyikan lagu daerah meongondow yang berjudul Tanotanobon. Acara yang berlangsung dengan suasana santai tersebut diakhiri dengan sambutan perwakilan induk semang yang pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Induk semang yang akarab di sapa “Bunda Eman”, yang juga di nobatkan sebagai bunda nusantara pada kesempatan tersebut. (Minang Community Union Redo)


Share this article :

Posting Komentar

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. torang pe berita . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger