H-1 MENUJU MALAM PUNCAK
Sehari
sebelum menuju malam puncak, kali ini seluruh praja IPDN kampus Sulawesi utara
sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan hal-hal yang penting dalam perayaan pinus
dan panus ini. Semua sibuk dengan kreasi yang mereka buat untuk penampilan
malam puncak bagi masing-masing kontingen. Sangat takjub ketika melihat seluruh
etnik maupun kekhasan dari masing-masing provinsi di tapmpilkan.
Persiapan
yang sangat matang, mulai dari dekorasi ruangan, panggung, maupun persiapan
tampilan acara, secara eksplisit ini hanya terlihat sederhana, tapi ini hanya
se bagian kecil dari apa yang telahdipersiapkan. Pada kesempatan kali ini,
semua wajib menampilkan kekhasan tiap-tiap daerah mereka. Memang agak sedikit
lelah mempersiapkan segalahalnya untuk kesuksesan acar “ujar panitia pelaksana”
Awalnya
acara ini berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan, semua menikmati seiring
acara belangsung. Dari parade nusantara sampai sesi penampilan bakaat yang
ditampilkan maasing-masing kandidaat. Pada saat penampilan peserta yang ke 14
tiba-tiba semua lampu padam. Semua panic dan tentunya para assisten 3 bergegas
untuk menghidup kan jenset, malangnya ternyata jenset yang seharusnya dapat
digunakan pada saat genting itu rusak. Semua tamu undangan serta para kandidat
yang belum tampil merasa kecewa saat kepala bagian administrasi keprajaan
mengeluarkan pernyataan “diharapkan bagi semua praja agar melaksanakan
istirahat dikarenakan kondisi yang tidak mendukung”. Disaat yang bersamaan
tiba-tiba lampu yang awalnya padan akhirnya hidup kembali. Dan acaranyapun
tetap berlangsung tapi sayangnya acara ini di batasi sampai jam 00.00. walaupun
ada sedikit gangguan tersebut dilihat dari komentar sebaagian orang, acara kali
ini berjalan dengan sukses karena acara ini berjalaan dengan terstruktur tidak
seperti tahun kemarin.





home
Home
Posting Komentar